Saat musim kemarau, angin bertiup stabil di seluruh Bali dan langit Sanur dipenuhi layangan. Anak-anak menerbangkannya di setiap lapangan terbuka, dan acara terbesar musim ini, Festival Layang-Layang Bali, digelar di pantai Padang Galak, Sanur, tempat tim-tim dari berbagai desa menerbangkan layangan tradisional raksasa.
Festival Layang-Layang Bali
Festival ini digelar pada musim angin, sekitar Juli dan Agustus, di pantai Padang Galak, dengan rangkaian acara terkait di Pantai Mertasari. Tim-tim dari banjar di seluruh Denpasar bertanding dalam beberapa babak, masing-masing dengan gamelan, pembawa bendera, dan penerbang layangannya sendiri.
Tanggal pasti lomba baru diumumkan tak lama sebelum acara, jadi pantau berita lokal menjelang waktunya, atau kirimi kami pesan dan kami akan kabarkan info yang kami dengar.
Layangan tradisional
Ada tiga bentuk klasik. Bebean berbentuk ikan dengan mulut lebar dan ekor bercabang, sekaligus yang paling besar. Janggan mirip burung, dengan ekor kain panjang menjuntai yang bisa mencapai lebih dari 100 meter. Pecukan berbentuk daun dan paling sulit diterbangkan, karena bentuknya cenderung membuatnya jatuh berputar ke tanah.
Layangan tradisional raksasa ini lebarnya sekitar 4 meter dan panjangnya hampir 10 meter, terbuat dari bambu dan kain katun, dengan warna tradisional merah, putih, dan hitam. Ada juga lomba layangan kreasi baru, yang bisa berupa figur tiga dimensi yang rumit.
Bukan sekadar permainan
Main layangan di Bali punya sisi spiritual: festival musim ini adalah wujud syukur kepada para dewa sekaligus permohonan agar hasil bumi dan panen melimpah. Tim beranggotakan 70 hingga 80 orang mengarak layangan mereka ke pantai, dan butuh sepuluh orang dewasa atau lebih untuk menaikkannya.
Tips menonton
Datanglah pagi atau sore hari saat udara lebih sejuk, dan bawa topi, tabir surya, serta air minum. Menonton dari pantai umum tidak dipungut biaya. Jaga jarak dari area menaikkan layangan dan talinya, karena layangan raksasa bisa menarik sangat kuat saat angin kencang, dan jangan berdiri di atas atau melangkahi talinya.

Layangan di mana-mana pada Juli dan Agustus
Di luar festival pun, Anda akan melihat layangan berbagai ukuran di atas sawah dan pantai Sanur, diterbangkan oleh anak-anak maupun orang dewasa. Inilah salah satu waktu terbaik dalam setahun untuk menikmati suasana pantai.
Setelah seharian di bawah terik matahari
Menghabiskan sore di pantai di bawah terik matahari bulan Juli cukup melelahkan. Segarkan badan setelahnya dengan pijat relaksasi atau pijat kaki di Sari Day Spa, Jalan Batur Sari. Kami buka setiap hari 09.00–21.00, janji temu terakhir pukul 19.30.
Tanggal festival berubah setiap tahun dan diumumkan secara lokal. Cek informasi terbaru sebelum berangkat.
Foto utama: Andrew Keymaster / Unsplash.
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan musim layangan di Bali?
Saat musim kemarau yang berangin, kira-kira Juni sampai Agustus. Festival Layang-Layang Bali (Bali Kite Festival) di Sanur biasanya digelar sekitar Juli dan Agustus.
Di mana Festival Layang-Layang Bali digelar?
Di pantai Padang Galak, Sanur, dengan rangkaian acara terkait di Pantai Mertasari.
Apakah menontonnya gratis?
Ya, menonton dari pantai umum gratis.
Apa nama layangan tradisional Bali?
Bebean (berbentuk ikan), janggan (mirip burung, dengan ekor sangat panjang), dan pecukan (berbentuk daun).
Panduan Sanur lainnya
Perawatan lainnya
Temukan kami di Sanur
Jalan Batur Sari No. 61A, Sanur, Denpasar Selatan, Bali
Petunjuk arah di Google Maps →Buka setiap hari 09.00–21.00 · janji temu terakhir pukul 19.30















